Overview
Dalam dunia industri berat, mesin berputar adalah tulang punggung operasional. Namun, getaran berlebih, keausan bearing, dan kerusakan komponen sering kali berakar dari satu masalah mendasar: ketidakseimbangan. Pelatihan ini dirancang untuk membekali peserta dengan pemahaman dan keterampilan praktis dalam melakukan balancing secara efektif—bukan sekadar teori, tapi solusi nyata yang bisa langsung diterapkan di lapangan.
Objective
Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta akan mampu:
- Memahami prinsip dasar balancing dan dampaknya terhadap performa mesin
- Mengidentifikasi jenis ketidakseimbangan dan gejalanya
- Melakukan balancing dengan metode dan alat yang sesuai
- Menganalisis dan menyelesaikan masalah ketidakseimbangan pada mesin rotating
- Meningkatkan keandalan mesin dan mengurangi downtime operasional
Target Peserta
Pelatihan ini ditujukan untuk:
- Maintenance Engineer & Supervisor
- Rotating Equipment Specialist
- Reliability Engineer
- Vibration Analyst
- Teknisi dan praktisi pemeliharaan dari sektor: Oil & Gas, Mining, Power Generation, Pulp & Paper, Petrochemical & Chemical, Manufacturing, Industrial dan professional di bidang reliability dan maintenance,
Outline Materi
Hari 1 – Teori Praktis Balancing
- Pengantar Balancing: Definisi, Tujuan, dan Manfaat
- Jenis Ketidakseimbangan: Static, Couple, dan Dynamic
- Dampak Ketidakseimbangan terhadap Mesin Rotating
- Prinsip Massa, Momen Inersia, dan Distribusi Beban
- Hubungan Balancing dengan Vibration Analysis
- Standar Internasional: ISO 1940, API, dan Praktik Industri
Hari 2 – Teknik dan Aplikasi Balancing di Lapangan
- Metode Balancing: Single-Plane vs Two-Plane
- Field Balancing vs Shop Balancing: Kapan dan Bagaimana?
- Penggunaan Alat: Portable Balancer, Accelerometer, Tachometer
- Prosedur Balancing Step-by-Step
- Troubleshooting Ketidakseimbangan: Identifikasi dan Solusi
- Dokumentasi, Validasi, dan Pelaporan Hasil Balancing
