Dalam program condition monitoring modern, keakuratan data getaran menjadi fondasi utama pengambilan keputusan maintenance. Tanpa data yang valid, analisa vibrasi berisiko menghasilkan diagnosis keliru yang dapat berujung pada downtime tidak terencana. Oleh karena itu, Verifikasi Sensor Vibrasi merupakan tahapan kritis untuk memastikan bahwa sensor yang terpasang di lapangan masih bekerja sesuai spesifikasi dan standar yang dipersyaratkan.
Verifikasi Sensor Vibrasi sebagai Standar Keandalan Data
Proses verifikasi dilakukan untuk memastikan respons sensor terhadap amplitudo dan frekuensi tertentu tetap akurat setelah digunakan dalam jangka waktu tertentu atau setelah terpapar kondisi operasi ekstrem. Dalam praktik industri, sensor dapat mengalami drift akibat temperatur tinggi, getaran berlebih, kelembapan, maupun usia pakai.
PT Gamma Energi Pratama melakukan proses ini menggunakan Modalshop 9110D, sebuah portable vibration calibrator yang dirancang khusus untuk aplikasi lapangan. Alat ini telah terkalibrasi KAN, sehingga hasil pengujian memiliki keterlacakan metrologi yang diakui secara nasional. Dengan metode ini, sensor dapat diuji tanpa harus dilepas dari lingkungan operasionalnya, sehingga meminimalkan gangguan terhadap proses produksi.
Pengujian dilakukan dengan membandingkan output sensor terhadap nilai referensi yang dihasilkan calibrator pada level frekuensi dan amplitudo tertentu. Hasilnya kemudian dievaluasi untuk memastikan deviasi masih berada dalam batas toleransi yang diperkenankan.
Metodologi Teknis Verifikasi Sensor Vibrasi di Lapangan
Prosedur Verifikasi Sensor Vibrasi yang Terstandar
Setiap pekerjaan diawali dengan pemeriksaan kondisi fisik sensor dan konektivitasnya. Selanjutnya, Modalshop 9110D digunakan untuk menghasilkan sinyal vibrasi referensi yang stabil dan repeatable. Sensor diuji pada beberapa titik pengukuran untuk memastikan linearitas responsnya tetap konsisten.
Pendekatan ini telah diterapkan oleh PT Gamma Energi Pratama di berbagai sektor industri, termasuk power plant, oil & gas, agro industri, manufaktur, dan fasilitas proses lainnya. Pengalaman lintas industri ini memungkinkan interpretasi hasil verifikasi dilakukan secara lebih komprehensif, tidak hanya berdasarkan angka, tetapi juga konteks operasional mesin.
Nilai Strategis bagi Industri
Dengan melakukan verifikasi secara berkala, perusahaan memperoleh kepastian bahwa data vibrasi yang digunakan sebagai dasar predictive maintenance benar-benar dapat dipercaya. Hal ini berdampak langsung pada peningkatan reliability mesin, pengurangan false alarm, serta optimasi biaya maintenance jangka panjang.
Verifikasi yang dilakukan oleh tim berpengalaman, menggunakan alat terkalibrasi, dan mengikuti prosedur teknis yang disiplin adalah langkah nyata untuk menjaga integritas sistem condition monitoring industri.
